SUNTIKAN
“Kita lalui bersama hari-hari yang mendatang dengan penuh kekuatan. Dan setiap hari, kita ciptakan bahagia walaupun ada waktunya terselit nada pilu dan sayu. Bukankah kita ini hanya insan biasa yang mengharap kekuatan dari-Nya?”, Fajar. Dalam entrinya yang terbaru.
Doa kami untuk Fajar tak pernah putus naik ke langit tingkat.
+++++
Hidup tanpa sahabat menyandarkan harap, bukan makhluk namanya. Khilaf kepada manusia, itu makhluk namanya. Bukan maksum seperti Muhammad Sallallah Alaihi Wassalam. Mengaku silap khilaf sendiri itu sifat makhluk seperti kita. Kemudian, muhasabah dan berhijrah diri itu kebaikan, fitrah yang tercipta untuk kita. Untuk aku. Yang alpa. Berkali-kali. Ini.
Kebaikan demi kebaikan untuknya. Moga ungkit dan benci tersirna.
